SELAMAT DATANG DI BLOG ADIT KRUPUK

Minggu, 18 September 2011

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Rabu, 13 April 2011

Manchester United Benam Impian Chelsea

Manchester United menang 2-1 di leg kedua perempat-final Liga Champions melawan Chelsea.

UEFA Champions League - Manchester United vs Chelsea,Javier Hernandez and John Terry
UEFA Champions League - Manchester United vs Chelsea,Javier Hernandez and John Terry

Harapan Chelsea untuk bisa bertahan di Liga Champions dipupuskan oleh Manchester United. Kekalahan 2-1 yang dialami The Blues di Old Trafford, Rabu (13/4) dinihari WIB, membuat pasukan Setan Merah yang lebih berhak untuk tampil di babak semi-final Liga Champions musim ini.

Kemenangan United di hadapan publiknya sendiri tersebut ditandai juga dengan diberikannya kartu merah kepada gelandang Chelsea Ramires di menit ke-70. Sedangkan dua gol United dari pertandingan ini disumbangkan oleh Javier 'Chicharito' Hernandez serta Park Ji-sung. Lalu gol semata wayang yang didapat Chelsea melalui Didier Drogba.

Menghadapi pertandingan ini pelatih The Blues Carlo Ancelotti memasangkan Fernando Torres dan Nicolas Anelka sebagai starter. Sayangnya duet ini tidak terlalu memperlihatkan performa terbaiknya di sepuluh menit awal.

Kerjasama keduanya baru mulai terlihat membahayakan pada menit ke-14. Umpan yang diberikan Torres kepada Anelka itu membuka peluang bagi Chelsea. Namun usaha tersebut belum terlalu membahayakan bagi tim tuan rumah.

Satu menit berselang, Chelsea kembali lagi menebarkan ancamannya melalui Frank Lampard. Tetapi usaha gelandang tim nasional Inggris ini juga masih menemui jalan buntu ketika tendangannya yang masih terlalu lemah itu bisa dengan mudah diantisipasi oleh kiper Edwin van der Sar.

Sebaliknya United yang tampil dengan dukungan penuh suporter setianya juga memperlihatkan kinerjanya yang optimal lewat penampilan Chicarito dan Wayne Rooney yang menjadi dua bomber buat barisan pertahanan lawannya. Kerjasama Chicharito dan Rooney yang cukup membahayakan pertahanan Chelsea itu sempat diraih di menit ke-27. Tetapi usaha itu juga belum membuahkan hasil.

Para pendukung United akhirnya baru bisa bersorak gembira setelah pertandingan memasuki menit ke-43. Berawal dari sebuah kerjasama antara Ryan Giggs dan John O'shea, United akhirnya memperoleh juga gol yang dinanti itu melalui Chicharito. Gol dari striker tim nasional Meksiko ini membuat jalan Chelsea untuk membalas kekalahan 1-0 menjadi semakin terjal.

Sebelum peluit tanda jeda turun minum ditiup wasit, Chelsea sebenarnya berusaha sekuat tenaga untuk mengurung pertahanan United. Namun kerja keras itu tetap mengalami kesulitan.

Selanjutnya memasuki babak kedua, Chelsea melakukan perubahan. Torres ditarik ke luar. Sebagai penggantinya Ancelotti memasukkan Didier Drogba. hadirnya pemain asal Pantai Gading ini cukup mampu memberikan harapan kepada pendukung Chelsea.

Beberapa kali kesempatan untuk membuat gol sempat datang kepada Drogba. Namun keberuntungan masih belum berpihak padanya. Hingga akhirnya pada menit ke-70, Chelsea mendapatkan sebuah pukulan telak. Pelanggaran yang dilakukan Ramires kepada Nani membuatnya harus menerima kartu kuning kedua.

Tetapi keluarnya Ramires tidak segera meluluhkan semangat juang pemain Chelsea untuk mengejar deifist gol. Enam menit kemudian, Chelsea berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah bola dari Michel Essien dituntaskan dengan sempurna oleh Drogba menjadi sebuah gol.

Semangat pemain Chelsea kembali lagi berkobar. Tetapi hanya selang semenit saja, kegembiraan pendukung Chelsea itu buyar. United melalui Park Ji-sung berhasil menggetarkan gawang Petr Cech. Gol balasan yang dilakukan secara cepat itu dicetak oleh Ji-sung setelah menerima bola sodoran dari Giggs.

Setelah kebobolan, Ancelotti sempat mengubah formasi pemainnya dengan menurunkan Paulo Ferreira yang menggantikan Alex. Tetapi usaha Chelsea untuk bisa membalas gol tersebut tetap tidak berhasil. Hingga pertandingan berakhir skor 2-1 bagi kemenangan United tetap tidak berubah.

Rabu, 06 April 2011

Rooney Hapus Tuah Stamford Bridge

Wayne Rooney (c) GettyImages
Wayne Rooney (c) GettyImages
Bola.net - Chelsea tak mampu menjaga rekor tak terkalahkan dari Manchester United di kandang ketika mereka dipaksa dengan skor 0-1 kepada skuad Setan Merah.

Dua klub besar Inggris, Chelsea dan Manchester United akan saling jegal guna mengamankan satu tiket di semifinal Liga Champions. Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti memilih duet Drogba dan Torres di lini depan serta membiarkan Anelka duduk di bangku cadangan.

Di kubu lawan, Rooney menjawab keraguan fans Setan Merah akan kondisinya dengan tampil sebagai starter bertandem dengan Javier Hernandez sebagai ujung tombak United.

Di babak pertama kedua tim nampak berhati-hati dalam memulai serangan, sekalipun kedua tim ingin segera mungkin mencetak gol. Chelsea memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah dengan mencoba mendominasi jalannya pertandingan. Namun kembalinya Ferdinand di jantung pertahanan United membuat Drogba tidak leluasa bergerak.

Kedua tim mulai meningkatkan tempo permainan, United perlahan menemukan ritme permainan mereka di pertandingan ini, namun ancaman Drogba kembali datang. Tendangan keras pemain Pantai Gading ini dari dalam kotak penalti bisa saja berbuah gol andai Van der Sar tidak sigap menepis bola.

Tim tamu, United akhirnya bisa mencuri gol di tengah upaya Chelsea untuk mendominasi pertandingan. Pemain emas mereka, Wayne Rooney berhasil membawa timnya unggul pada menit ke-24.

Umpan lambung Carrick dari lini tengah berhasil dikontrol dengan baik oleh Giggs di sisi kiri, pemain asal Wales tersebut lantas menggiring bola memasuki kotak penalti Chelsea sebelum melepaskan umpan cermat kepada Rooney yang tidak terkawal di dalam kotak penalti. Tanpa kesulitan, Roo mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang yang tak mampu dijangkau oleh Petr Cech.

Chelsea bereaksi dengan menekan pemain United untuk bermain di area mereka sendiri. Berbagai skema serangan diperagakan oleh pemain The Blues. Namun keperawanan gawang Van der Sar di pertandingan ini masih terjaga.

Chelsea hampir saja menutup babak pertama dengan skor imbang. Namun usaha Tores meneruskan bola ke gawang United hanya membentur tiang, bola rebound mendarat ke kaki Lampard, namun bola hasil tendangan wakil kapten Chelsea ini masih bisa dibuang oleh pemain United sebelum melewati garis gawang.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Chelsea masih dalam keadaan tertinggal satu gol dari United.

Di awal babak kedua, Chelsea hampir saja menyamakan kedudukan ketika Ramires yang tanpa pengawalan berhasil menyundul bola hasil umpan silang Drogba. Hanya saja sundulan gelandang Brazil ini hanya melebar di samping gawang Van der Sar.

Rafael yang dianggap tak mampu menjaga pergerakan Drogba akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Nani. Beragam peluang demi peluang yang tak mampu diselesaikan membuat pemain Chelsea menjadi sedikit frustasi. Serangan mereka tak lagi teratur dan terkesan terburu-buru.

Don Carletto mencoba peruntungannya dengan memasukkan Anelka dan Malouda menggantikan Drogba dan Zhirkov. Masuknya dua pemain segar di kubu Chelsea memberi rasa baru dalam skema serangan The Blues. Fergie harus banyk berterima kasih kepada Van der Sar, kiper yang akan pensiun ini melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-73 dengan menepis bola hasil sundulan Torres.

Chelsea yang masih mencari gol terus mengurung pertahanan United. Namun kokohnya lini belakang Setan Merah masih belum mampu ditembus oleh Chelsea. Di menit-menit akhir pertandingan Ramires tampak dilanggar oleh Evra dan terjatuh di dalam kotak penalti United, namun wasit tak bergeming dan tidak menganggap itu sebuah pelanggaran.

Sesaat kemudian, The Blues kembali meminta hadiah penalti ketika Torres dijatuhkan di kotak penalti United. Tetapi bukan hadiah penalti yang diterima Chelsea, namun sebuah kartu kuning bagi pemain termahal mereka karena dianggap melakukan diving.

Hingga pertandingan berakhir, Chelsea tak mampu mengejar ketertinggalan satu gol dari United.

Kemenangan ini pening untuk skuad asuhan Sir Alex Ferguson sebagai modal mereka menjamu Chelsea di Old Trafford pada leg kedua nanti. Kemenangan ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Chelsea dari United di Stamford Bridge yang bertahan selama 9 tahun.

Rabu, 12 Januari 2011

Instalasi RedHat

Sejak Versi 6.2, RedHat sudah mulai menggunakan modus grafis untuk instalasinya. Langkah instalasi yang disampaikan berikut, mempergunakan modus teks. Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa dengan penguasaan modus teks akan memudahkan Anda saat menjalankan proses dengan modus grafis. Selain itu, untuk menjalankan administrasi server, perintah modus teks akan menjembatani semua distribusi.

Langkah instalasi RedHat :

  1. Jika Anda berada dalam lingkungan Windows, restart Computer ke dalam DOS mode, dan lanjutkan ke langkah3.
  2. Jika Anda telah menggunakan Linux sebelumnya, mount CD-ROM RedHat (atau media lain yang berisi sumber file instalasi RedHat), dan buat boot disk.

    $ mount /dev/cdrom /cdrom

    $ cd /cdrom/images

    $ dd if=boot.img of=/dev/fd0 bs=1440k

    Boot komputer Anda dengan boot disk tersebut, dan lanjutkan ke langkah 4.

  3. Jika Anda berada di DOS mode, jalankan program autoboot yang berada di CD-ROM direktori Dosutils. Autoboot ini adalah file batch yang memanggil Loadlin untuk menjalankan kernel boot.

    C:\> d: (di mana d adalah direktori CD-ROM )

    D:\> cd dosutils

    D:\dosutils> autoboot

    Selain boot lewat CD-ROM, alternatif lainnya adalah lewat boot disket. Cara membuat boot disket lewat DOS :

    C:\> d:

    D:\> cd\dosutils

    D:\dosutils> rawrite

    Enter disk image source file name: ..\images\boot.img

    Enter target diskette drive: a:

    Please insert a formatted diskette into drive A: and press -ENTER- : Enter

    D:\dosutils>

  4. Setelah kernel dijalankan, init akan berjalan di level 4 untuk instalasi modus grafis. Jika Anda menginginkan modus teks, dapat ditambahkan boot=text setelah boot dengan disket dan akan memulai instalasi.

  5. Layar pertama yang muncul adalah Language Selection. PilihEnglish.
  6. Selanjutnya Keyboad Configuration. Masukkan parameter berdasarkan keyboard Anda, atau biarkan kosong.
  7. Lalu akan beralih ke Mouse Configuration. Tentukan jenis Mouse dan port yang dipergunakan. Misalnya tipe mouse 2 button mouse (serial), Port & Device : ttyS0 atau /dev/ttyS0 (Com 1 under DOS)
  8. Berikutnya akan masuk layar RedHat 6.2 System Installer. Pilihan model instalasi :

    • GNOME Workstation Sebagai workstation dengan Window Manager GNOME
    • KDE Workstation Sebagai workstation dengan Window Manager KDE
    • Server
    • Custom
    Yang membedakan masing-masing pilihan tersebut adalah paket-paket program yang disertakan. RedHat telah memberikan pilihan aplikasi dengan standar yang memadai, baik sebagai workstation maupun server. Untuk fleksibilitas penuh dalam instalasi, dapat memilih custom.

    Selain instal program penuh, pada bagian ini juga ditawarkan upgrade sistem. Jika anda sebelumnya telah menjalankan RedHat dan ingin mempertahankan konfigurasi yang telah dibuat, anda bisa pilih upgrade. Perlu diingat bahwa back up merupakan keharusan untuk anda yang memiliki data penting. Pada layar ini juga ada pilihan untuk menggunakan fdisk (use fdisk) untuk partisi. Jika Anda telah membaca partisi program lewat fdisk pada instalasi Slackware, Anda dapat memanfaatkannya disini.

  9. Selanjutnya tentang partisi, RedHat menawarkan automatic partition dan manually partition. Pilihan Automatic Partition akan membuat data-data yang ada menjadi hilang, karena RedHat mempartisi ulang semuanya dengan model standar. Pilih manually partition.
  10. Diasumsikan Anda tidak menggunakan program fdisk, maka RedHat akan menjalankan program diskdruid. Layar partisi dengan diskdruid menampilkan jumlah partisi yang ada, sisa spasi yang masih ada, serta ringkasan informasi hardisk. Menu yang ada untuk partisi adalah :

    • add; untuk menambah partisi
    • edit; untuk mengedit partisi yang telah dibuat
    • delete; menghapus partisi tertentu
    • reset; menghapus seluruh partisi
  11. Pilih add untuk menambah partisi. Misalnya :

    Add - Mount Point : /

    Grow to fill disk :

    aktifkan jika anda ingin partisi ini memanfaatkan sisa spasi yang belum dipergunakan. Biasanya diaktifkan untuk swap.

    Partition type : Linux Native

    Size : 850 (membuat partisi sebesar 850 Megabyte)

    Add - Mount Point : (biarkan kosong)

    Grow to fill disk : aktifkan

    Partition type : Linux Swap

    Size : 150 (membuat partisi memory swap sebesar 150 Megabyte)

  12. Selesai dengan partisi, dilanjutkan dengan format partisi swap yang telah dibuat, dan mengaktifkannya untuk membantu memory dalam proses instalasi.
  13. Choose partitions to format; Pilih partisi yang telah dibuat untuk diformat. Jika anda menentukan mount point lebih dari satu (misalnya: /, /usr, dan /home) di mana partisi /home sudah berisi data, maka anda dapat memilih partisi/ dan /usr saja yang diformat.
  14. Selanjutnya adalah instalasi LILO (Linux Loader). Pilihannya adalah :

    1. Master Boot Record (MBR)

      Intal LILO di Master Boot Record, sehingga bisa langsung boot ke Linux pada saat komputer dinyalakan. Perlu diingat, jika anda melindungi MBR dengan virus protection lewat BIOS, maka akan muncul peringatan tentang virus yang mencoba menulis di MBR. Abaikan peringatan ini, atau virus protection-nya dinon-aktifkan sementara. Hal ini terjadi karena BIOS akan menganggap semua usaha untuk menulis di MBR sebagai virus.

    2. First Sector of Boot partition

      Instal LILO pada sektor pertama partisi root. Anda dapat menjalankan Linux Loadlin, atau boot loader lainnya seperti Boot Loader Windows NT, atau System Commander. Aktifkan create boot disk, jika anda ingin membuat disket boot. Perlu diperhatikan, jika anda memilih tipe instalasi Workstation, pilihan di atas tidak diberikan, dan RedHat secara otomatis menginstal LILO ke dalam MBR. Jika anda memilih Workstation, silakan lanjut ke langkah 16.

  15. Selanjutnya adalah konfigurasi jaringan (Network Configuration). Pada divais eth0 (baca: kartu jaringan pertama), tersedia pilihan :

    • Configure using DHCP; memanfaatkan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) atau
      penomoran IP terhadap host secara dinamis. Biarkan kosong kecuali anda terhubung ke DHCP server.
    • Activate on boot; kartu jaringan akan diaktifkan saat booting.
    • IP Address ; misalnya 192.168.100.1
    • Netmask; misalnya 255.255.255.0
    • Network; biarkan kosong, atau misalnya 192.168.100.254
    • Broadcast; biarkan kosong, atau misalnya 192.168.100.255
    • Hostname; misalnya spawn.heaven.id
    • Gateway; biarkan kosong, atau misalnya 192.168.100.1. Gambaran tentang implementasi gateway bisa anda baca nanti di Bab III Konfigurasi Sistem sub bab IP Masquerade.
    • Primary DNS; isikan Name Server dari ISP anda, atau biarkan kosong dulu.
  16. Berikutnya konfigurasi Time Zone, dan user. Isikan password root, dan jika perlu tambahkan beberapa user untuk meminimalkan penggunaan account root. User ini dapat dipergunakan untuk login saat booting pertama kali ke RedHat.
  17. Authentication Configuration, pilih MD5 Password dan Shadow Password. MD5 password memungkinkan pemberian password hingga 256 karakter. Sedangkan shadow adalah metode penyimpanan password dari file password (/etc/passwd) ke dalam file lain (/etc/shadow) yang hanya bisa dibaca oleh root. Lebih lanjut baca Bab VII tentang keamanan jaringan.
  18. Selanjutnya adalah pemilihan paket program. Pilih paket program yang diperlukan. Untuk pemilihan masing masing program (Bukan berdasarkan paket), klik Select Individual Packages.
  19. Configuration; mengkonfigurasikan X Window untuk aplikasi grafis. Dimulai dengan pemilihan server berdasarkan kartu VGA yang ada. Misalnya S3 3D Trio, dengan jumlah memory 8 Megabyte (8192k). Aktifkan Use Graphical Login jika nanti menginginkan langsung masuk ke modus grafis (init 5) saat booting. Skip X Configuration, jika Anda tidak membutuhkan tampilan grafis, atau anda dapat konfigurasikan X belakangan.
  20. Setelah ini proses instalasi dilakukan. Ujicoba pada buku ini memakan waktu kurang lebih 10 menit. 21. Selesai instalasi, proses dilanjutkan dengan membuat bootdisk. Siapkan floppy jika anda menginginkannya, atau skip create boot disk jika anda tidak menginginkan pembuatan boot disk.
  21. Instalasi selesai. Booting komputer, dan masuk ke dalam prompt Linux RedHat. Jangan lupa untuk memasukkan boot disk jika anda instal LILO di sektor pertama partisi root.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More